sirih pinang

Giling Pinang dan Rukun Tarahan

sirih pinang

sirih pinang

Sipa yang dalam bahasa Sangiang disebut “Giling Pinang” yang terdiri dari daun sirih , kapur dan buah pinang  serta tembakau yang dilipat menyerupai kerucut yang diisi dengan belahan buah pinang dan tembakau.

Ruku yang dalam bahasa Sangiang disebut “Rukun Tarahan “ yaitu rokok yang terbuat dari daun nipah yang disebut rokok pusuk.
Penggunaan kedua sarana ini dalam persembahyangan basarah berdasarkan mithologi agama Hindu Kaharingan menyebutkan pada saat penciptaan , yaitu Manyamei Tunggul Garing Janjahunan Laut, Sahawung Tangkuranan Hariran dengan Kameluh Putak Bulau Janjulen Karangan , Limut Batu Kamasan Tambun yang berubah wujudnya atas kehendak Ranying Hatalla Langit menjadi Mangku Amat Sangen dan Nyai Jaya Sangiang, yang pada suatu ketika tak kala ia mengobati Raja Pampulau Hawun, saat itulah Mangku Amat Sangen dan Nyai Jaya Sangiang mengalami perubahan wujud menjadi beberapa benda seperti biji matanya menyatu pada buah pinang dan rukun tarahan yang digunakan dalam setiap kegiatan keagamaan Hindu Kaharingan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s