galaksi

Proses Penciptaan Manusia Menurut Ajaran Hindu Kaharingan

galaksi

galaksi

Mengenal Raja Bunu sebagai leluhur atau cikal bakal dari umat manusia yang ada di bumi, belum merupakan pemahaman menyeluruh bagi umat Hindu Kaharingan. Perjalanan Raja Bunu sebagai cikal bakal umat manusia belum sepenuhnya terungkap secara gambaing, sehingga umat Hindu Kaharingan masih banyak yang kurang mengetahui bagaimana proses penciptaan manusia menurut kitab suci Panaturan atau berdasarkan ajaran Hindu Kaharingan. Oleh karena itu akan sangat “nyambung” apabila kita mulai menggali bagaimana sebenarnya proses penciptaan manusia menurut Panaturan atau ajaran Hindu Kaharingan.
Menurut konsep keyakinan Kristen maupun Islam manusia pertama adalah Adam dan Hawa, kedua orang inilah yang diyakini sebagai cikal bakal manusia di bumi ini. Namun doktrin itu berbeda dengan ajaran atau konsep Hindu Kaharingan mengenai proses penciptaan manusia serta serta siapa yang merupakan cikal bakal umat manusia di bumi. Lalu bagaimanakah konsep penciptaan manusia menurut Hindu Kaharingan ?. Proses penciptaan manusia menurut Hindu Kaharingan dijelaskan dalam kitab suci Panaturan .

Pada proses penciptaan selanjutnya atas kuasa Ranying Hatala, maka Garing Lalunjung Pulang dan Kumpang Duhung keluar dari Kayu Erang Tingang dan kejadian menjadi wujud laki-laki yang diberi nama Manyamei Tunggul Garing Janjahunan Laut dan yang berwujud perempuan bernama Kameluh Putak Bulau Janjulen Karangan Limut Batu Kamasan Tambun. Kemudian mereka berdua bertemu dan akhirnya tinggal bersama. Karena tanpa adanya proses upacara perkawinan, sehingga menyebabkan Kameluh Putak Bulau mengalami Pajanjuri darahnya (keguguran) yang berulang-ulang sampai dua belas kali.

Melihat hal demikian, Ranying Hatala memerintahkan Raja Uju Hakanduang untuk melaksanakan Upacara Perkawinan bagi keduanya sesuai wahyu Ranying Hatala. Tata cara perkawinan inilah yang menjadi contoh bagi umat Hindu Kaharingan di dunia. Setelah perkawinan Manyamei Tunggul Garing dilaksanakan maka Kameluh Putak Bulau hamil dan melahirkan tiga anak laki-laki kembar yang kemudian diberi nama yaitu  Raja Sangen, Raja Sangiang, Raja Bunu.

Dari masa kehamilan sampai saat melahirkan Manyamei Tunggul Garing dan Kameluh Putak Bulau melakukan upacara-upacara sesuai dengan yang diperintah oleh Ranying Hatala, seperti upacara Nyaki Ehet (upacara tujuh bulan bayi dalam kandungan) hingga upacara Nahunan (upacara pemberian nama). Upacara-upacara seperti inilah yang dilakukan oleh umat Hindu Kaharingan hingga sekarang.

Pada waktu kecil Raja Bunu banyak mengalami peristiwa atau permasalahan hidup dari kedua kakaknya. Raja Sangen dan Raja Sangiang dapat tumbuh sehat karena memakan Pantar Pinang, namun lain halnya dengan adik mereka. Raja Bunu tidak dapat memakan Pantar Pinang sehingga sering sakit-sakitan dan pertumbuhannya terganggu, melihat hal demikian Ranying Hatala melalui Raja Uju Hakanduang memberikan Behas Manyangen Tingang. Barulah Raja Bunu bisa tumbuh sehat dan gemuk karena memakan Behas tersebut.
Setelah ketiganya beranjak dewasa, mereka diberikan ujian oleh Ranying Hatala berupa sepotong besi yang ujungnya timbul dipermukaan air dan ujung lainnya tenggelam. Pada saat mereka bertiga memegang besi tersebut, kedua saudara Raja Bunu memegang bagian ujung yang timbul dan Raja Bunu sendiri memegang ujung yang tenggelam. Hal inilah yang menyebabkan kita sebagai keturunan Raja Bunu akan mengalami kematian. Sedangkan keturunan kedua saudaranya tidak akan mengalami kematian. Selain ujian tersebut masih banyak lagi ujian-ujian yang lain dihadapi oleh Raja Bunu, namun selalu mendapatkan kegagalan. Sehingga hal inilah yang sudah ditetapkan oleh Ranying Hatala bahwa Raja Bunu beserta keturunannya untuk mengisi kehidupan di bumi ini dan akan mengalami proses lahir, hidup, dan mati.

Paparan ini merupakan sebuah pengembangan dari pemahaman yang ada tentang proses penciptaan manusia pertama. Dimana kemudian Raja Bunu beserta keturunannyalah yang ditetapkan oleh Ranying Hatala untuk diturunkan dan menempati Pantai Danum Kalunen yang telah diciptakan Ranying Hatala. Jadi jelaslah bahwa proses penciptaan manusia menurut Hindu Kaharingan berbeda dengan ajaran agama-agama lainnya. Setiap umat Hindu Kaharingan idealnya mengetahui dasar-dasar dari ajarannya, lebih-lebih mengenai proses penciptaan manusia menurut Panaturan.

Referensi:

Panaturan Psl 29  Ayt 4

Advertisements

3 comments on “Proses Penciptaan Manusia Menurut Ajaran Hindu Kaharingan

  1. hindu kaharingan sepertinya merupakan kepercayaan MONOTEISME YAITU KEPERCAYAAN BAHWA TUHAN ITU ESA yaitu Hatallah Langit dalam Islam disebut Allah SWT.

    Tentang Asall mula manusia pertama dari LANGIT YANG DITURUNKAN KE BUMI merupakan kepercayaan kaharingan yang juga sesuai dengan kepercayaan ISLAM.

    Dalam Islam terdapat ajaran menjaga HUbungan pada 3 aspek : Hablun minallah (hubungan manusia dengan Allah), hablun minannas (hubungan dengan sesama manusia) dan menjaga alam sekitar.

    dalam iSLAM DIYAKINI bahwa sejak awal kejadian manusia tidak kurang dari 124.000 utusan Allah (Nabi/Rasul) diutus kepada umat manusia sesuai dengan tempat/negeri masing-masing yang menyerukan penyembahan kepada Tuhan Yang Maha Esa….yang utusan terakhirnya adalah Nabi Muhammad SAW.

  2. sepertinya KAHARINGAN akan lebih mudah bersesuain dengan ISLAM.

    keduanya meyakini kekuasaan TUHAN YANG MAHA ESA, Menjaga Hubungan dengan manusia dan menjadi rhmat bagi alam.

    akan menarik kalau diadakan pertemuan-pertemuan tentang benang penyambung antar agama dan keyakinan

    • tidak dipungkiri memang banyak terdapat kesesuaian antara kaharingan dengan islam maupun kristen, namun pendahulu kami lebih memilih hindu sebagai payung hukum Kaharingan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s